Tolak OTSUS, Pemerintah Papua Jangan Jadikan Ladang Penghasilan

Perjuangan rakyat Papua Barat saat ini menolak paket Otonomi Khusus Jilid II yang dirancang Menteri Hukum dan HAM, yang diterbitkan lagi ditandatangani Jokowi untuk diputuskan oleh DRP RI

Tolak Otsus Berjilid II

Perjuangan rakyat Papua Barat saat ini menolak paket Otonomi Khusus Jilid II yang dirancang Menteri Hukum dan HAM, yang diterbitkan lagi ditandatangani Jokowi untuk diputuskan oleh DRP RI

Perjuangan rakyat Papua Barat saat ini menolak paket Otonomi Khusus Jilid II yang dirancang  Menteri Hukum dan HAM, yang diterbitkan lagi ditandatangani Jokowi untuk diputuskan oleh DRP RI

KABAR GOODIDE.MY.ID – Kehidupan orang Papua sudah sejak lama hidupnya bergantung pada berkebun, bahkan kegiatan berkebun bukan soal asing lagi sebab sejak tete-nene moyang sudah menjadikan regenerasi untuk berkebun guna bertahan hidup dengan hasil keringat sendiri. Orang papua (OAP) sangat memahami kehidupan. Oleh sebanya, demi kelangsungan hidup akan  terus berkebun tanpa mengharapkan Bantuan Pemerintah bagi social (BP). Bahkan rakyat papua tidak berharap semua bantuan dari pemerintah pusat, sehingga rakyat papua tidak menerima suapan hidup dari pemerintah



Sejak  Otonomi Khusus (OTSUS) berlaku di Papua, rakyat papua tidak menerima suapan hidup tersebut. Yang menikmati anggaran tersebut hanya para Elit Papua, khususnya mereka yang sudah bergabung dalam pemerintahan system Indonesia.

Berbagai rencana evaluasi dana Otsus Papua yang dilakukan demi kelangsungan bertahan dalam NKRI. Namun pada reaksi kenyataaan, Uang tidak bisa selesaikan masalah Papua secara menyeluruh, bahkan Kehadiran Dana atau Anggaran Otonomi Khsusus (OTSUS) rasa-rasanya sudah tidak bisa diandalkan meskipun seberpa besar anggaran. Hingga kini Dana tersebut tidak dapat menyelesaikan masalah papua yang telah, sedang, dan mendatang berlangsung sampai saat ini.

Rakyat papua sudah memahami dengan sangat baik, bahwa sama sekali OTSUS tidak memberikan manfaat. Karena, kehadiran (OTUS) masalah papua bertambah. Bahkan Pihak keamanan yang bertugas di Papua saja sangat tidak bertanggung jawab dan tidak mematuhi aturan Pemerintahan sebagaimana yang telah ditetapkan besama.



Kenapa Masalah Papua Semakin Bertambah? Pertanyaan ini sangat sederhana namun sangat memicu pada makna yang luas. Oleh sebabnya, Rakyat Papua mengganggap kehadiran OTSUS dan kemanaan baik pihak TNI maupun POLRI sama sekali tidak memberi manfaat bagi rakyat papua. Yang ada hanya masalah bertambah. makanya, Otsus dan keamanan tidak dapat merubah segala situasi di papua. Bahkan kedua pokok permasalahan tersebut sama sekali tidak ada keberuntungan bagi rakyat papua.

Dengan demikian, segala masalah yang sudah terjadi maupun yang akan datang. Tentunya, itu akan berdampak buruk bagi rayat papua sehingga selama penindasan dan penjajahan berlaku, masalah tidak dapat di selesaikan. Oleh karena itu, rakyat papua menyimpulkan bahwa tidak ada solusi lain selain menentukan nasib sendiri bagi rakyat papua (MERDEKA). Itu adalah solusi, solusi ini yang akan membawah perubahan bagi rakyat papua, akan mendatangkan kebahagiaan bagi rakyat papua, akan menebus segala penderitaan rakyat papua.

Pemerintah Papua Harus Pahami Rakyat Papua,  Jangan Revisi UU Otsus Secara Diam-Diam, Tolak Otsus Papua Jilid II.


Perjuangan rakyat Papua Barat saat ini menolak paket Otonomi Khusus Jilid II yang dirancang  Menteri Hukum dan HAM, yang diterbitkan lagi ditandatangani Jokowi untuk diputuskan oleh DRP RI. Isi dari revisi Otsus Jilid II tidak jauh beda; yang berarti tidak sama sekali memberi solusi atas kegagalan 20 tahun Otsus Jilid I, yaitu menyelesaikan konflik politik yang berkepanjangan.



Revisi UU Otsus Jilid II ini diam-diam dirancang tanpa konsultasi seluruh rakyat Papua dan aktor konflik. Ini memang sifat lasim penguasa kolonial Indonesia; terus Pepera 1969 yang memilih segelintir orang Papua untuk melegitimasi permainan kotornya. Seperti terkait, Jakarta sedang menggunakan segelintir LSM, Tokoh Agama, Adat, Akademisi, dan Elit politik Papua untuk setujui Otsus Jilid II.

Tentu sebagai bangsa yang waras, kita tidak akan menerima paket politik kolonialisme ini diterima melalui tanah air Papua Barat yang terus berdarah-darah. Sungguh kita lebih baik dari pada binatang yang bisa jatuh di dalam lubang yang sama. Kita telah menonton sendiri 20 tahun Otsus berlangsung, Papua hanya menjadi boneka permainan Jakarta. Tentu kita bukan boneka, juga bukan budak.

Oleh sebab itu, tugas kita rakyat Papua saat ini segera dibuka, dibuka dan dipindahkan semua segelintir oportunis yang sedang menutup akar konflik dan konflik yang terjadi melalui Otsus. Tolak orang Papua yang hati nuraninya sedang tertutup nafsu uang, jabatan dan kekuasaan tidak memberi keuntungan bagi rakyat papua.

Sampai kapan terus menderita, Sampai kapan Pemimpin Pemerintah Papua sadar diri, Jika kalian adalah pemimpin yang bertanggung jawab  dan membangun, segera putuskan untuk tidak melakukan revisi UU Otsus secara diam-diam

Penulis: Makmur Gane (Admin)

Baca Juga:

5 thoughts on “Tolak OTSUS, Pemerintah Papua Jangan Jadikan Ladang Penghasilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *