Sudah Waktunya Papua Berdiri Sendiri, Orang Papua Sudah Kehilangan Kesempatan Untuk Indonesia

Sudah Waktunya Papua Berdiri Sendiri, Orang Papua Sudah Kehilangan Kesempatan Untuk Indonesia

Sudah Waktunya Papua Berdiri Sendiri, Orang Papua Sudah Kehilangan Kesempatan Untuk Indonesia

Kesempatan tidak akan berdatangan secara berturut-turut maupun juga secara terpisah, Namun kesempatan hanya datang satu kali maka harapan untuk mendapatkannya sudah tidak ada”

KABAR GOODIDE.MY.ID – Orang papua (OAP) sudah sejak lama kehilangan jejak jalan, entah dimana kami harus cari. Namun sudah tidak bisa karena jejak itu pun menghilang. Entah sadar maupun tidak sadar, yang jelas orang papua dan tanah papua sudah tidak ada kesempatan untuk Negara Indonesia. Karena sudah jelas bahwa masalah yang terjadi di Papua akan dikuburkan lalu mengangkat dengan pembangunan, Otsus, APBD, dll sebagai penggatinya masalah tersebut.

System yang sedang berjalan sekarang sama seperti “wanita cantik memiliki dua hati” di saat papua sedang terjadi masalah maka wanita itu akan seolah-olah tidak mendengar dan tidak melihat. Padahal sudah tau apa yang terjadi disana. “Ya”, namanya juga penjajahan. Tentu akan memperbalikan telapak tangan dengan mudah meskipun masalahnya berat, lalu akan menutup masalah itu dengan uang.

Rakyat papua sudah muak, tinggal bersama Indonesia, sudah paham tentang permainan system yang berujung tak berbuah, permainan yang begitu  menyakitkan hati rakyat papua. Meski sudah bersabar selama puluhan tahun. Namun kini sudah tidak bersabar lagi karena kesabaran rakyat papua sudah habis dan terbatas. Saat disakiti, rakyat papua akan selalu bersabar, politik Indonesia yang tak patut pada hukuman dan hukum Indonesia sudah tidak berlaku. Setiap ada permasalahan di papua selalu di bayar dengan uang untuk menutupi masalah tersebut.

Masyarakat papua seakan hidupnya bergantung pada Otonomi Khusus (Otsus) yang dilaksanakan pada tahun 2000 lalu. Padahal justu sebaliknya, orang papua bisa hidup tanpa Otsus dll. Buktinya masyarakat papua hidupnya sangat bergantung pada hasil kebun sendiri. Oleh sebabnya, sekaligus mengakhiri semua penderitaan yang saat ini sedang berlangsung dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat papua. Maka sebaiknya, mengakhiri sampai disini sehingga memilih untuk hidup sendiri sebagai solusi mengobati dan menciptakan momen kebahagiaan.

Ada baiknya mencegah masalah lebih baik daripada harus menunggu masalah datang

KERAGUAN TERHADAP PEMIMPIN PAPUA

Saya tidak memahami terhadap semua pemimpin papua di berbagai kabupaten dari kedua provinsi. Visi dan misi pemerintahan sudah jelas bahwa untuk mensejahterahkan dan membahagiakan rakyat papua. Sudah jelas bahwa dari visi dan misi saja sudah pasti rakyat papua bahagia, gembira dll. Namun faktanya justru sebaliknya, masyarakat papua tidak merasakan semua itu. Yang ada, semua yang dilakukan pemimpin papua itu lebih dari menyakitkan dengan sifat yang meyakinkan tapi mematikan bagi rakyat papua.

Disaat rakyat papua dibunuh, disaat rakyat difitna, disaat rakyat dipermalukan, disaat rakyat diperkosa, disaat rakyat dirasis, dan hingga semua penderitaan yang dialami rakyat papua. Namun sebagian pemimpin tak hadir untuk mendengar apalagi melihat.

Sudah saatnya pemimpin papua melihat dan mendengar semua penderitaan rakyat papua. Tidak sewajarnya mendiamkan semua itu. Cukup! “Akhiri sampai disini”
sudah saatnya membuka mata dan telinga untuk mencari kedamaian dan kebahagiaan bagi rakyat papua. “Ingat!” kalian dipilih untuk melindungi dan menjaga rakyatmu. Hanya karena uang, kalian harus melupakan rakyatmu, itu tidak baik!

Jangan terima suapan hidup karena uang dan  harta oleh  pemerintah Indonesia, satukan pendapat dan memerdekakan papua itulah solusi dari semua penderitaan. Maka sudah saatnya pemimpin papua juga sadar diri bahwa uang bukan solusi bagi kebahagiaan rakyat papua. Namun merdekalah satu-satunya solusi untuk kebahagiaan bagi rakyat papua.

Maka sudah saatnya pemerintah turut tangan dan bersuara untuk merdeka. Itu lebih baik daripada menerima suapan hidup yang tak berkembang dan berbuah, lebih baik untuk menebus semua penderitaan rakyat papua. Maka sudah saatnya memilih solusi untuk “FREEDOM” itulah harapan bersama bagi rakyat papua.

Penulis: Utuma Makmur Gane

 

Baca juga: 

4 thoughts on “Sudah Waktunya Papua Berdiri Sendiri, Orang Papua Sudah Kehilangan Kesempatan Untuk Indonesia

  1. Ping-balik: Kehidupan Orang Papua Tidak Bergantung Pada OTSUS, Cuma Pemerintah Papua Yang Jadikan Ladang Penghasilan - KABAR GOODIDE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *