Masyarakat Nduga Merayakan Natal dari Hutan, Pengungsian Masih Berlanjut

Kabar Goodide.my.id – Natal adalah hari raya besar yang selalu diperingati setiap 25 desember bagi umat kristiani, hari ini 25 desember 2020 dimana umat kristiani merayakan kelahiran Tuhan Yesus di seluruh penjuruh dunia. Sehingga Natal adalah sangat identik dengan keceriaan dan kebahagian seraya menyambut merayakan kelahiran sang juru selamat yaitu Tuhan Yesus.

Bulan desember sangat dinanti oleh umat kristiani, karena kami merayakan hari raya Natal tanggal 25 desember. Di hari raya itu, jadi ajang berkumpul dengan keluarga dan sahabat. karena natal hanya sekali dalam setahun bertemu dengan saudara. Juga menyambut tahun baru dengan gembira.

Namun berbeda dengan wilayah papua, khususnya di kab. Nduga. Walaupun melihat seseorang dengan penampilan senyuman manis. Konsep penampilan selalu membohongi orang lain. Oleh karena itu, segala penderitaan dan permasalahan selalu disembunyikan dibalik wajah senyuman manis tersebut.

Sampai saat ini wilayah kab. Nduga masih mengungsi di hutan. Bahkan di mulai dari 2018 silam sampai 25 desember 2020 ini. Sudah 3 tahun merayakan natal dari hutan. Mereka merayakan natal dari hutan tanpa sarana kebutuhan termasuk pokok makanan dan minuman secara seadanya.



Sangat disayangkan bagi masyarakat sipil yang sedang merayakan natal dari hutan. Kenyataan hidup yang tentunya setiap individu memiliki hak untuk bebas dan hak untuk berekspresi. Namun berbeda dengan wilayah Nduga dan sekitarnya. Mereka seolah-olah tidak memiliki hak untuk hidup dan berekspresi.

Hari ini adalah 25 desember 2020 yang mana setiap umat kristiani merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus. Seluruh umat kristiani merayakan Natal dengan penuh keceriaan dan Bahagia. Sementara wilayah Nduga dan sekitarnya, merayakan natal dibalik penderitaan yang tersembunyi di lubuk hati yang paling dalam.

Kondisi di Nduga dan sekitarnya sangat penting turut memperhatikan, hal itu karena korban terus melonjak dan berjatuhan. Masyarakat sipil dibunuh secara cuma-cuma oleh aparat keamanan Indonesia.

Untuk merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus. Mestinya persiapan yang mapan baik dari pokok sarana makanan dan minuman maupun juga tempat tinggal. Namun berbedah dengan wilayah Nduga dan sekitarnya. Mereka merayakan natal dalam serba kekurangan dan serba seadanya. Juga dari segi tempat tinggal pun tidak layak dihuni, mereka merayakan natal dari hutan seolah-olah mareka adalah kumpulan hewan dan binatang.

Namun dengan terpaksa masyarakat Nduga dan sekitarnya merayakan natal dari hutan. Karena mereka sudah tidak punya pilihan. Permasalahannya adalah karena lingkungan dimana masyarakat Nduga dan sekitarnya tinggal, justru dikuasai oleh aparat militer Indonesia.

Banyak media saat ini mampu memanipulasi otak anda sehingga anda hanya berpikir hoax, padahal justru yang terjadi disana adalah benar

Saat ini melaui media massa  banyak masyarakat yang menjadi korban. Khususnya masyarakat Indonesia. Otak dan pandangan anda dirakit melalui kata-kata yang manis sehingga anda akan berpikir bahwa peristiwa tertentu adalah kebohongan alias hoaks padahal justru kenyataan “kebenaran”



Karena anda dirakit untuk memandang sesuatu yang tidak benar maka, sesuatu yang terlahir dari sana baik kejadian maupun informasi tertentu pun anda akan menganggap hoaks. Hal itu terjadi, karena anda cukup yakin dengan informasi tertentu sehingga anda tidak mepercayai informasi yang berasal dari korban tersebut.

semoga dengan kedatangan tahun baru ini, pandangan anda terhadap menangkap informasi dapat meningkatkan pola pikir anda sehingga mampu membedakan mana yang terlahir dari kebenaran dan mana pula informasi yang terlahir dari kebohongan.

Baca Juga:




Penulis: Utuma (MSG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *