Komnas HAM Laporkan Kasus FPI pada Jokowi, Natalius Pigai: Sangat Berbahaya!

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai

Kabar Goodide.my.id- Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai menilai Tindakan Komnas HAM yang melaporkan hasil temuan terbunuhnya 6 orang anggota Laskar Font Islam (FPI) kepada presiden Joko Widodo adalah pelanggaran yang sangat serius.

Hal itu akan menurunkan peringkat HAM di Indonesia karena pelanggaran ini. Karena setiap kejadian dari berbagai negara terkait pelanggaran HAM adalah PBB mencatat itu semua.

“Komnas HAM melaporkan kepada presiden itu pelanggaran yang sangat serius. Oleh sebabnya Komnas HAM mengawasi kinerja pemerintah yang dipimpin oleh presiden.” Kata Natalius Pigai dalam Youtube Fadli Zon Official.

Selain itu, Pigai juga menegaskan bahwa Komnas HAM adalah Lembaga independent dan didukung dengan regulasi secara nasional maupun internasional, sehingga Komnas HAM hanya bisa bertanggung jawab kepada DPRI Komisi 3 dan ketua mahkama agung secara nasional.

Sementara secara internasional, Komnas HAM juga bertanggung jawab kepada dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Jadi Komnas HAM tidak bisa melaporkan kepada Presiden.



Maka, Komnas HAM dalam peranannya tidak boleh berkordinasi dengan presiden apalagi melaporkan terkait soal pelanggaran HAM. Kecuali, terkait dukungan administrasi dan regulasi.

Di sisi lain, ketika ada pernyataan bahwa Komnas HAM akan melaporkan hasil temuan penyelidikan FPI kepada presiden, maka Komisi HAM PBB akan mencatat hal itu sebagai sesuatu hal yang buruk.




Kemudian terkait hasil rilis jika tidak sesuai dengan perspektif keadilan yang dilihat para korban maka Komisi HAM PBB akan mencatatnya juga. Ini, tegasnya, riskan dan berbahaya.

“(Indikasi pelanggaran HAM berat) itu tidak kita temukan. Karena itu memang kami berkesimpulan ini merupakan suatu pelanggaran HAM karena ada nyawa yang dihilangkan,” katanya.

editor: msg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *