Gedung Sekolah dan Aktifitas Belajar di Intan Jaya Terpaksa Harus Diberhentikan

Semarang, Kabar Goodide.my.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atau ( Kommnas HAM RI ) menyatakan ratusan siswa sekolah SD dan SMP di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua terpaksa tidak bersekolah. Hal ini dikarenakan karena gedung tersebut dipakai oleh sekelompok TNI yang bertugas disana

Ketika melakukan investigasi kasus pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani di Papua, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerima sejumlah pengaduan langsung di lapangan. Di antaranya adalah terkait  gedung sekolah yang digunakan sebagai pos persiapan Komando Rayon Militer (Koramil).




Informasi yang didapat ( www.kabargoodide.my.id ) gedung sekolah yang terletak di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua sudah ditempati oleh sekelompok TNI yang bertugas disana sehingga dengan terpaksa aktifitas proses belajar dan mengajar dihentikan.

Dalam penyewaan atau pemberiaan gedung sekolah adalah suatu kegiatan yang sangat tidak masuk akal. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah lebih khususnya Kabupaten Intan Jaya mesti berpikir yang matang sebelum mengambil keputusan.

Niatnya memang baik apalagi menolong. Namun pengambilan tindakannya yang salah, apalagi harus mengorbankan aktifitas proses belajar dan mengajar dengan terpaksa diberhentikan selama 1 bulan penuh




harusnya dalam masalah apapun yang terjadi baik internal maupun eksternal, dalam sektor pendidikan lebih diperhatikan daripada sektor lainnya, karena sekolah merupakan tempat belajar dan menimbah ilmu demi memertahakan dan menyambung tali generasi berikutnya, wajar saja papua tidak maju sampai saat ini, itu karena sektor pendidikan tidak diperhatikan dengan baik oleh pihak yang berwenang maupun seluruh masyarakat papua.




Harapan saya, semoga pemerintah Intan Jaya dan pemerintah papua pada umunya, dapat meningkatkan sektor pendidikan sebagai didikan siswa/i untuk meneruskan generasi penerus demi massa depan papua yang lebih baik dan maju. oleh sebab itu, saya katakan sekali lagi bahwa jangan pernah korbankan aktifitas pendidikan hanya karena masalah lain.

Penulis: Rahman

1 thought on “Gedung Sekolah dan Aktifitas Belajar di Intan Jaya Terpaksa Harus Diberhentikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *