7 Kumpulan Puisi tentang Perjuangan, Memperingati 1 Desember 2020

bangsaku

bangsaku

Puisi tentang perjuangan ini ditulis sebagaimana yang terjadi di papua yang berlangsung hingga detik ini. Sebentar adalah 1 Desember 2020 itu artinya usia perjuangan papua merdeka bertambah 1 usia lagi sehingga menjadi usia yang ke 59. Pertanda ini menunjukan bahwa perjuangan papua merdeka telah lama berjuang hingga bertahun-tahun sampai detik ini dan masih berlanjut.

Tulisan Puisi ini adalah untuk memperingati 1 desember 2020 yang usia perjuangan papua merdeka betambah menjadi usia 59 tahun. Walaupun hanya 7 buah puisi, tulisan ini kupersembahkan untukmu negriku, bangsaku dan negaraku.





  1. Pahlawanku

Mengenang mu dalam derita, kian makin membara
Rasanya menerkam seluruh jiwaku
Membujuk musuh dalam derita
Tak menahan, rasanya ingin berteriak
Kaulah pahlawanku
Engkau pahlawan yang sejati
Ceritamu kian membumi diatas negri

Demi bangsamu dan bangsa ku
Engkau berkorban nyawamu
Engkau berkorban waktumu
Kau rela taruhkan nyawamu demi bangsa papua
Dalam derita kau bilang itu hiburan
Tampak terkesan berlindung dalam derita demi negerimu

Semangatmu membara dalam jiwamu
Tak dapat kulihat air matamu
Mengalir deras daramu dalam semangatmu
Mengasah keberanian dalam derita

Panah dan busur kini menjadi senjatamu
Hutan kini menjadi rumah mu
Seisi hutan kini menjadi temanmu
Tak ada segelintir rasa takut

Kau berjuang demi bangsamu
Kau pahlawan tanpa tanda jasa
Ceritamu akan dikenang selalu
Sejarah membara dalam tetesan darah yang mengalir

Kau lukiskan cerita demi generasimu
Pahlawanku, kau akan dikenangmu
Ingin ku ucapkan untukmu
Terimakasih pahlawanku.




2. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Kau adalah pahlawan kami
Kaulah yang kami pilih
Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Kau adalah guru kami

Kau memberi pelajaran berharga
Tanda kasih yang kau berikan sepanjang massa akan dikenang
Tiada hentinya engkau berjuang
Tianda hentinya semangatmu
Tiada hentinya engaku memberi

Ambisimu berjuang dalam kasih
Semangatmu berjuang dalam penyelamat
Deritamu berjuang dalam iman dan sabar
Perjuangan jasamu tanpa menginginkan imbalan
Terharu dalam jiwa yang membisu

Kebenaran kian menggelora
Bangga mengenangmu jiwa bagi bangsa
Alam bersamamu berjuang dalam kebenaran
Jejak yang engkau beri tiada hentinya mendunia

Kepedihan benih membangkitkan semangat
Panah dan busur yang kau wariskan
Dengan semangat yang berkobar
Berjuang walau jiwa jadi taruhan
Demi bebas dari penderitan

Engkau bersumpah mempertaruhkan nyawamu
Engkau begitu banyak berkorban
Sungguh! Pekerjaan yang muliah
Merangsang aksi dalam jiwa

Jiwamu yang telah tiada
Namun semangatmu terus ada
Semangat juangmu akan kami teruskan
Demi bebas diatas segala penderitaan



3. Mengukir Cerita Perjuangan

Mengukir cerita bagaikan mimpi
Jiwamu begitu teguh bagaikan panah
Semangatmu membara bagaikan api
Cintamu pada negeri bagaikan Samudra
Harga dirimu sangat tinggi

Berjuang tanpa henti
Memperkokoh barisanmu tanpa ragu
Melawan mereka tanpa takut
Tak dapat kami balas jasamu

Ceritamu akan dikenang dalam sejarah
Berjuang melawan arus penderitaan
Segala pendindasan yang engkau teriak
Menggegerkan negri dalam duka

Demi kebenaran engkau berjuang
Demi ketidakadilan engkau berjuang
Demi penindasan engkau berjuang
Engkau berjuang demi negrimu dan leluhurmu
Semangatmu dalam perjuangan tak terpatahkan

Imajinasimu memberi pelajaran kepada generasi penerus
Senang mengenalmu pahlawanku
Kami melihatmu segala penderitaamu
Kami mendengarmu rindu akan kebebasan
Kami melihatmu segala pengorbananmu

Engkau lah ceritaku
Cerita yang akan kupegang teguh
Engkau memberikan pelajaran tentang perjuangan
Bertahan perjuangan dalam segala situasi
Yang engkau jadikan teman hidup

Engkau memberi pencerahan
Engkau menerangingi terang disaat kebodohan membumi
Engkau memberi terang disaat kegelapan diatas negri

Mereka menyebutmu KKSB
Mereka menyebutmu KKB
Mereka menyebutmu provokator
Mereka menyebutmu Monyet

Namun engkau kuat dalam hinaan
Engkaulah satunya-satunya yang kami mengukirmu
Engkaulah satu-satunya yang kami mengenangmu
Untuk pelajaran sejarah yang kau beri
Izinkan kami mewarisinya



 4. Untukmu AMP – KNPB – dan ULWMP

Suara-suara dijalan bertandang membisu
Lekuk jejak gelap berujung duka
Terikam sepi menggetar nadi dalam penangkapan
Terkurung sunyi goresan luka yang membara

Seraut bayangmu teriakan menggoyahkan bumi
Suaramu, nadamu, semangatmu, engkau teriak
Teriakanmu sangat tersentuh dibalik hati yang membisu
Termenung dibawah tebing tak berkunjung Bahagia
Engkau berteriak menyalurkan aspirasi tanpa batas

Suaramu menusuk hati yang tenang mengairahkan semanagat
Perjuanganmu tiada hentinya mengalir deras
Imajinasimu tertuang dijalan tanpa batas
Tinta hatiku mencampur aduk mempersatukan barisan

Dalam sedih engkau berteriak
Dalam diam engkau bersuara
Dalam derita engkau semangat
Dalam duka engkau gembira

Engkau bersura nadamu tertuang dalam tangis
Teriakanmu membangkitkan semngat dalam hati
Nadamu memberi bumbu dalam perjungan dibalik bisu
Suaramu mengetarkan nadi dalam derita

Engkaulah pahlawanku
Pahlawan yang tak mengenal terik panas matahari
Pahlawan yang tak mengenal debu jalanan
Pahlawan yang tak mengenal takut
Pahlawan yang tak mengenal ragu
Pahlawan yang tak mengenal sikon

Cacian, makian, hinaan, godaan, cobaan menimpamu
Engakau maju dibalik ubi yang berada ditengah batu
Aku bangga melihatmu meneriakan kebenaran
Satukan barisan untuk maju

Menyatu dalam suara yang halus
Keringat membasahi tubuhmu
Wahai pahlawanku
Kau telah berjuang tanpa henti

Satukan barisan menghapus penderitaan
Maju Bersama memberikan suara hangat
Kau pertaruhkan nyawamu demi negrimu dan negriku
Kau pertaruhkan nyawamu demi rakyatmu



Kau yang kami pilih
Untukmu pahlawanku
Doa kami menyertaimu

5. Untukmu OPM dan TPNPB

Meliuk kepekaan sayap mengatur formasi
Rapikan barisan dibawah senjah
berdiri tegak dalam deru-derah melawan
diatas awan medan pengabdianmu demi negrimu

kebesaran hatimu dalam mengiklaskan jiwa tuk bertempur
engkau maju tanpa takut
para pejuang bertempur di medan peran
panah dan busur menantang kulit putih
keangkuan akan kekuatan dalam derasnya badai

Semangatmmu dalam bertemput tidak perlah Lelah
engkau termenung dibawah hutan belantara
engkau jadika binatang buas menjadi teman hidup
alam pun ikut bertempur besamamu pahlawanku

Segala dertita engkau telah hadapi
pertumpahan darah semakin menggiur dalam duka
majulah dengan gagak perkasa memegang rekor bintang kejora
burung bernyanyi sembari merayakan hari ulang tahun kemerdekaan papua

Engakau berkorban demi negrimu dan negriku
engkau berkorban demi rakyat lemah
engkau berjuang mengupas seluruh derita
engkau relah berkorban demi alam dan leluhur bangsa papua

Jiwamu berkobar dalam bangsa
berandai-andai kubu berhati penyelamat
menyatukan pasukan dalam Bintang Kejora
memimpin pasukan dalam derita

Hirupan udara segar alam papua mengkobar semangat
semangat dalam derita berandai poni
menampung asa-asa diujung panah dan busur
merangkai busur pandangan pada sasaran

Engkaulah tentaraku
tentaraku yang menjaga merah,putih,dan biru
engkaulah bintang penyelamat dalam Kejoraku
engkaulah sosok yang pemberni membasmi musuh

Engkaulah betempur dengan segala keterbatasan
namun engkau tidak membedakan
untuk pahlawan kami
doa kami menyertaimu




6. Bintang Kejora Ku

Kejoraku itulah bendera kami
Bendera negara papua
Lambang bendera bangsa papua
Kejoraku engkaulah cerminan hidup kami
Berkibarlah benderaku

Berandai-andai siulan terdengar di ufuk timur
Suara yang merdu nyanyikan lagu kebangsaan
Air mata berjatuhan deras didorong merdunya nyayian
Pemuda-pemudi berombang-ambing seraya menghormati benderaku

Berkibarlah bernderaku
Engau akan dihormati dunia Ketika waktunya tiba
Mengukir penderitaan dan penderitaan diatas negri
Dalam rana derita terpukul hasyarat
Menghiasi bintang timur dalam pusaka benderaku

Memandangmu ku menangis
Melihatmu ku merinding
Merasakanmu ku bersemangat
Engkaulah sosok pemberi semangat dalam hidup

Lika-liku hidup telah kami hadapi demi bertahanmu
Suka maupun duka kami lalui demi mengormatimu
Engkaulah pujaan hatiku
Merasakan dalam kenikmatan hidup

Teruslah berjuang demi kebenaran
Engkau sosok motivasi bagi kami
Kami bersemangat oleh karenamu
Terimakasih bintang kejora ku




7. Kebebasan yang Tertunda

Syair penderitaan membabi buta dalam kanuraga
Sang pahlawan hilang tanpa jejak dibalik jeruji kelakukan siluman
Siluman membolak-balik telapak tangan dibalik konflik
Tetasan darah terus mengalir tanpa henti
Mati tak berdaya dalam goresan tanpa masalah

Saat merintih menahan derah arus
Layaknya petir bergemuruh di bumi
Tak terhitung butir-butir pengorbanan
Semu harapan tumpah tak berdaya

Alasan siluman bersiulan menerpa gelombang
Konflik yang tiada henti menunjang ranking 1
HAM seolah negara tak berhukum
Namun tidak pernah menyerah dengan keadaan
Terus melawan dan berjuang membuktikan kebenaran

Menggali dalam potensi syair dalam keindahan dibalik derita
Perjuangan mu tidak akan sia-sia
Teruslah berjuang kobarkan semangatmu
Kebenaran selalu ada dipihak orang benar

Aspirasimu yang mengalir memberi damai dihati
Masih saja sajakku bergeming
Merasakan puing-puing aksara kebebasan
Hilang keadilan dibalik kebohongan yang membumi

Suara kemerdekaan pembebasan berkeliharan dimana-mana
Suara itu tampak merinding mendengar pembebasan
Pembebasan yang terjadi puluhan tahun yang lalu
Memancarkan hidup dalam semangatnya berjuang

Aroma kebebasan ku hirup sudah dekat
Memandangi bebas dalam derita pilu berharap akan datang
Sanyup-sanyup kebebasan terasa kuhirup rasa tanpa mendua
Cepat atau lambat “refreedum” akan terjadi

Penulis: Utuma (MSG)
Semarang, Senin November 2020

2 thoughts on “7 Kumpulan Puisi tentang Perjuangan, Memperingati 1 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *